Asslammualaikum sahabat-sahabat semua, selepas menyambut aidil adhan dan awal muharam ini, aku rase semangat kembali dengan azam baru.. jadi terautomatiklah aku semangat nak taip blog aku ni..
hari ni tak nak membebel banyak2 aku nak bagitahu sahabat2 semua mcm mana nak memegang stick dgn betul.. ialah nanti tertanggal stick dkt depan... mau buta org yg kena tu.. hehehe
Okay ada dua cara utk memegang stick:
1. Matched grip (lihat gambar I)
2. Traditional grip (lihat gambar II)

Matched grip mempunyai 2 cara memegang yang berbeza:

A. Closed hand/tangan tertutup dimana pukulan sangat mengenakan lengan dan pergelangan tangan sehingga pukulan menjadi kaku dan tangan cepat penat/ lenguh, kecepatannya pun sangat laju.
B. Open hand/tangan terbuka dimana ibu jari dan telunjuk yang digunakan untuk menyepit stick, sedangkan ketiga jari lainnya seperti jari tengah, jari manis dan kelingking berpegang untuk mendorong stick. Ketika stick yang didorong menyentuh drumhead, maka secara otomatik stick akan memantul kembali, gunakan pantulan itu untuk membuat pukulan berikutnya (ketiga jari mendorong stick itu kembali). Lakukan secara berulang-ulang, seperti mendribble bola basket saja.
Traditional grip
Perbezaan grip ini adalah pada tangan kiri, dimana stick dikepitkan di ibu jari dan ditaruh diantara jari tengah dan jari manis. Ibu jari yang berpegang untuk mendorong stick. Sedangkan untuk tangan kanan cara memegangnya tidak ada perbezaan, seperti matched grip saja Traditional grip memang lebih susah untuk dilakukan keseimbangan matched grip kerana mengontrol tangan kiri jauh lebih rumit.
Awal dari Traditional grip
Traditional merupakan cara memegang stick yang pertama digunakan, dimulai dari tahun 1600. Sebenarnya traditional grip diperlukan untuk keperluan drummer marching band pada saat itu yang dimana mereka menaruh snare drum dengan cara mengikatnya (seperti tas) dan talinya dilingkarkan dibahu, sehingga posisi snare drum miring kearah kanan. Kerana posisinya selalunya kearah kanan, maka tangan kiri memakai grip yang berbeza dengan tangan kanannya guna untuk meraih snare drum tersebut (tangan kiri seperti memegang pensil, tetapi stick ditaruh diantara 2 pasang jari dan dijepitkan di ibu jari).
Tahun 1840 drumset baru ditemukan (snare, bass dan tom-tom) dimana tiga drum dimainkan dengan satu orang. Karena traditional grip merupakan kebiasaan turun-temurun yang berawal dari marching, maka traditional grip digunakan juga pada drumset. Kemudian lagi-lagi kebiasaan ini berlanjut dengan akhirnya pada pertengahan tahun 1960, Ringo Starr (drummer The Beatles) mengambil langkah maju dengan memegang stick pada posisi yang sama (tangan kiri sama seperti tangan kanan), sehingga seperti orang yang memegang dua buah palu. Yang kemudian dinamakan matched grip. Ternyata dengan menggunakan matched grip maka dengan mudah pemain drum dapat mengeluarkan power/tenaga yang diinginkan dan juga pukulan pada tangan kirinya menjadi lebih kuat.
Dan akhirnya keduanya pun dapat digunakan sesuai dengan aliran lagu dan selera pemain drum, untuk lagu yang lembut dan memerlukan sentuhan, maka traditional griplah yang sebagusnya, sedangkan untuk memainkan groove/beat yang solid dan lagu yang lebih modern (rock), matched grip yang paling sesuai.
No comments:
Post a Comment